Ayo Berkenalan dengan Sistem Informasi!

For Your Information!

Oke, kali ini akan dibahas kembali masalah Sistem Informasi, yang sebelumnya udah pernah dibahas sih. Namun kali ini agak berbeda, apakah ini yang namanya cinta? Lho kok jadi gini..

Baiklah sebelum membahas sistem informasi lebih lanjut. Ada baiknya kalian mengetahui dulu jika materi yang akan dibahas kali ini bersesuaian dengan materi yang diberikan oleh dosen yang bersangkutan kepada ane (meskipun ada beberapa bagian yang ane karang-karang sendiri sih), mata kuliahnya sih Sistem & Teknologi Informasi. Jadi, jangan merasa aneh kalo ada informasi yang kalian inginkan malah gak ada di sini. Tapi ane yakin materi kali ini worth it dan leh uga.

SISTEM
Banyak dari kita telah sering membaca, melihat, atau mendengar kata sistem. Namun situ yakin tau apa artinya?

Kita analogikan saja, pernah dengar kata ekosistem? Nah, ekosistem adalah penggabungan dari seluruh setiap unit komponen abiotik, biotik, pengurai, dan konsumen yang melakukan interaksi timbal balik. Dari sini aja udah kelihatan apa sebenarnya sistem itu. Tapi kita lagi gak belajar masalah biologi lho ya.

Sistem itu ibarat lingkungan. Lingkungan yang memengaruhi komponen-komponen yang ada di dalamnya.
“Sistem secara sederhana dapat didefinisikan sebagai sekelompok elemen yang saling berhubungan dan saling berinteraksi yang secara keseluruhan membentuk satu kesatuan.”
Karena ada disinggung masalah komponen, sistem itu sendiri ternyata memiliki beberapa komponen dasar yaitu:
  • Input: Bahan-bahan yang digunakan untuk diolah menjadi hasil yang berguna, dapat berupa bahan mentah, energi, data, usaha, dll.
  • Proses: Terjadinya suatu perubahan atau transformasi. Perubahan contohnya dapat berupa pembuatan, pembacaan, penghapusan, pengubahan. Transformasi contohnya dapat berupa mengolah bahan mentah menjadi barang jadi.
  • Output: Hasil yang diperoleh setelah bahan-bahan sumber diproses, dapat berupa produk, jasa, atau pun informasi.
  • Feedback: Menurut istilah adalah umpan balik. Contohnya riwayat mengenai kinerja penjualan. Dengan adanya feedback ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas maupun produktivitas penjualan.
  • Control: Dapat diartikan pula dengan istilah monitoring atau evaluasi feedback untuk memperbaiki kesalahan (maintenance).


Tak hanya sampai di situ saja, sistem juga memiliki beberapa karakteristik lain yaitu:

  • Subsistem: Artinya di dalam suatu lingkungan yang besar, ternyata terdapat lagi lingkungan yang lebih spesifik di dalamnya yang menangani suatu permasalahan. Contohnya sistem informasi suatu perusahaan yang menghasilkan suatu produk, pada sistem itu terdapat lagi beberapa subsistem di dalamnya seperti subsistem penjualan, subsistem persediaan barang, subsistem personalia, dll.
  • Boundary: Menurut istilah adalah batasan. Maka dengan adanya sistem boundary ini, sebuah sistem dipisahkan dari lingkungan atau sistem-sistem luar. Contohnya seperti sistem informasi suatu perusahaan yang menghasilkan suatu produk, tidak mungkin akan bercampur dengan sistem informasi perkuliahan di salah satu universitas. Aneh bukan? Terima kasih kepada sistem boundary.
  • Interface: Suatu media penghubung yang menghubungkan antara subsistem yang satu dengan subsistem yang lainnya.

SISTEM INFORMASI
Setelah tau apa itu sistem, lalu bagaimana dengan Informasi?
“Informasi merupakan hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan.”
Oke, kalo Sistem Informasi?
“Sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan.”
Nah seperti yang sudah dibahas sebelumnya kan? Kalo belom tau bisa dibaca lagi di sini.

Kadang orang masih kesusahan dalam membedakan apa itu data dan informasi. Apakah keduanya sama atau berbeda. Ini tidaklah sebuah misteri lagi karena perbedaannya begitu jelas (aku tercengang). Data adalah bahan mentah yang belum diolah, data bersifat berdiri sendiri, dan tentunya berupa fakta. Namun data juga bisa bersifat opini lho (data dummy). Sedangkan informasi adalah kumpulan data yang sudah diolah dengan sedemikian rupa yang menghasilkan sesuatu yang berguna. Informasi tak serta merta diolah begitu saja, informasi haruslah mudah dipahami dan sifatnya harus sesuai pada user yang bersangkutan. Bayangkan saja Anda menerima informasi bahwa anaknya Tom Cruise sedang berjalan-jalan di kota New York, untuk kita itu hal yang tidak penting, namun media di sana menganggap informasi seperti itu sangat penting.

Terkadang juga, para mahasiswa sering terbalik-balik mengenai sistem informasi dan software (kata dosen ane). Sistem informasi itu ya seperti lingkungannya saja, sedangkan software itu adalah salah satu unit di dalam lingkungan tersebut. You got it?

Jika sistem mempunyai komponen, maka sistem informasi pun demikian. Beberapa komponen di dalamnya adalah:
  • Sumber Daya Manusia: Termasuk di dalamnya adalah end user dan IS Specialist (spesialis sistem informasi). End user menurut istilah artinya pengguna akhir. Pengguna akhir yang dimaksud adalah konsumen yang menggunakan suatu teknologi namun tidak mengetahui proses panjang di balik teknologi tersebut. Sedangkan spesialis sistem informasi di antaranya adalah system analyst, pengelola basis data, spesialis jaringan, programmer, dan operator.
  • Sumber Daya Software: Termasuk di dalamnya adalah software itu sendiri dan prosedur. Software terbagi menjadi software sistem dan aplikasi. Software sistem dapat dikatakan seperti program sistem operasi, yang kegunaannya untuk mendukung operasi sistem komputer. Software aplikasi dapat dikatakan sebagai program yang digunakan oleh end user untuk melakukan pemrosesan langsung dalam suatu sistem komputer misalnya program pengolah kata seperti microsoft word, notepad, dll. Sedangkan prosedur lebih seperti perintah bagi user yang akan menggunakan sistem informasi.
  • Sumber Daya Hardware: Termasuk di dalamnya adalah mesin dan media. Mesin dapat dikatakan pula seperti perangkat yang digunakan contohnya komputer, desktop, laptop, mainframe, dll. Sedangkan media dapat dikatakan seperti periferal komputer yang berupa perangkat input, output, storage. Keyboard dan mouse termasuk ke dalam contoh perangkat input. Monitor, printer, dan speaker termasuk ke dalam contoh perangkat output. Harddisk dan flashdisk adalah contoh dari perangkat storage.
  • Sumber Daya Data: Termasuk di dalamnya adalah data dan basis data. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, data adalah bahan mentah yang bersifat fakta. Sedangkan basis data adalah sekumpulan data yang disimpan dan telah diproses dan diatur sedemikian rupa terlebih dahulu.
  • Sumber Daya Jaringan: Termasuk di dalamnya adalah media komunikasi dan dukungan jaringan. Media komunikasi dapat berupa kabel-kabelan (twisted-pair, tembaga, serat optik, dll), teknologi microwave, seluler dan satelit (wireless). Sedangkan dukungan jaringan lebih ke bagaimana informasi itu dapat disalurkan ke unit-unit lainnya, dibutuhkan pula dukungan hardware, software, dan teknologi data untuk membuat dukungan jaringan.

AKTIVITAS SISTEM INFORMASI
Sistem informasi ternyata memiliki aktivitasnya sendiri, rutinitasnya adalah:
  • Input Data: Merupakan aktivitas dalam memasukkan data. Biasanya end user mengisi data terlebih dahulu melalui formulir atau bisa langsung ke dalam sistem komputer. Kemudian data ini akan disimpan dan akan diproses untuk tahapan yang lebih lanjut.
  • Pengolahan Data: Merupakan aktivitas dalam mengubah data menjadi bentuk yang lebih berguna. Aktivitas ini dapat berupa kegiatan kalkulasi, sortasi, klasifikasi, dll.
  • Output: Merupakan aktivitas dalam menghasilkan informasi yang ditujukan kepada end user seperti pesan, laporan, formulir, gambar, video, audio, dll. Output yang dihasilkan pun memiliki standarnya sendiri. Informasi yang dihasilkan haruslah memenuhi kebutuhan end user, berguna, dan berkualitas. Menurut kualitasnya, informasi memiliki tiga dimensi yaitu Dimensi Waktu, Dimensi Isi, dan Dimensi Bentuk.


Output dan Produk Informasi menurut Kualitas:
Dimensi Waktu
Timelines: Informasi harus tersedia pada saat diperlukan.
Currency: Informasi harus up-to-date dan bersifat kekinian.
Frequency: Informasi harus tersedia sesering saat diperlukan.
Time Period: Informasi harus dapat menyajikan data pada waktu yang lalu, kini, dan mendatang.

Dimensi Isi
Accuracy: Informasi harus bebas dari kesalahan (akurat).
Completeness: Informasi harus lengkap, tidak terpotong-potong.
Relevance: Informasi harus spesifik, artinya tepat dan tidak melenceng.
Conciseness: Informasi haruslah berupa sesuatu yang hanya diperlukan (ringkas).
Scope: Informasi harus memiliki ruang lingkup luas maupun sempit, external maupun internal focus.
Performance: Informasi harus menyajikan kinerja untuk kemudian dapat diukur.

Dimensi Bentuk
Clarity: Informasi dapat mudah dimengerti.
Detail: Informasi dapat disediakan dalam bentuk yang lebih rinci atau ikhtisar.
Order: Informasi bisa diurutkan sesuai yang diinginkan.
Presentation: Informasi dapat dipresentasikan dalam bentuk narasi, numerik, grafik, dll.
Media: Informasi dapat disediakan dalam bentuk printed, video display, atau media lainnya.
  • Storage of Data Resources: Merupakan aktivitas di mana data dan informasi disimpan secara terorganisir untuk penggunaan di masa mendatang.
  • Control of System Information: Merupakan aktivitas untuk mengontrol sistem informasi untuk memperbaiki, merawat, serta menjaga kualitas sistem informasi itu sendiri.


Oke, kali ini pembahasan sampai di sini dulu, ya! Lumayan banyak juga ternyata.. (based on materi yang diberikan dosen sih). Mohon maaf aja kalo ada informasi yang melenceng atau kurang pas di hati kalian. Percayalah, hati itu dipilih bukan memilih. Abaikan kalimat barusan.

Semoga ilmu kita semakin bertambah, ya!




Share this:

CONVERSATION

2 comments:

  1. Replies
    1. Eh kampret jangan comot-comot sembarangan! Tugas individu wei 😂😂

      Delete