Ayo Mempelajari Sumber Daya Hardware!

Hardware!

Oke, beberapa waktu yang lalu udah ngebahas tentang Sistem Informasi. Nah, kali ini akan dibahas salah satu komponennya yaitu Sumber Daya Hardware (yang kata dosen ane hardware itu sifatnya selalu terperbaharui, dan kalo dibahas agak malesin karena kita sudah menggunakan teknologi yang baru namun kita malah ngebahas mengenai teknologi yang lama). Gak apa-apa lah ya, itung-itung belajar sejarah.

KOMPUTER
Ngomongin tentang komputer, pasti pada tau lah ya gimana bentuknya. Hari gini gak tau komputer? Gak deh pasti tau. Tapi kalo ditanya apa itu komputer, situ yakin tau artinya?

Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin, computare, yang berarti menghitung (to compute atau to reckon). Selain itu, ada yang mengatakan bahwa komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas. Tugas tersebut di antranya menerima masukan (input) memproses masukan, menyimpan perintah-perintah pengolahan, dan menyediakan keluaran (output) dalam bentuk informasi. (Kuswayatno, 2007: 24)

Nah kalo ditanya gini, komputer itu sebuah sistem atau gak sih? Ingat sistem itu sebuah lingkungan lho, udah dibahas di pembahasan sebelumnya sih. Jawabannya? Ya pasti lah sob, komputer itu bisa dikatakan sebuah lingkungan atau sistem juga. Komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas beberapa komponen dasar berupa input, pemrosesan, output, penyimpanan dan pengendalian.

KATEGORI KOMPUTER
Kalian tau komputer atau laptop yang kalian pake sekarang ini tergolong ke dalam kategori mana? Gak sembarangan juga lho komputer pake diklasifikasiin segala. Tentu saja ada hal-hal yang membuat mereka berbeda. Inikah yang dinamakan cinta? Bukan.

1. Mainframe
Pernah dengar kata mainframe? Terdengar asing? Sama ane awalnya juga. Mainframe itu sebenarnya penggunaannya lebih untuk dijadikan server sih, makanya kita jarang banget liat. Mainframe merupakan komputer terbesar dari segi sumber dayanya lho, kemampuan pemrosesannya pun sangat cepat. Dari segi penyimpanannya pun sebuah mainframe dibilang sudah cukup untuk sebuah perusahaan.

Lalu mengapa menggunakan mainframe? Pertama, rentang cakupan mainframe dapat menangani lalu lintas internet yang berkembang. Kedua, aplikasi mainframe didesain untuk sedikit client seperti NET PC dan NC. Ketiga, data pada mainframe lebih aman daripada menggunakan banyak server. Keempat, sarana internet dipadukan dengan baik dengan baik ke dalam OS/390 (OS untuk pengoperasian mainframe, dikembangkan IBM). Kelima, mainframe baru menawarkan penghematan yang signifikan dalam ukuran, energi, dan perawatan.
Katanya sih komputer mainframe IBM 360
sumber: http://plyojump.com/classes/mainframe_era.php


2. Midrange
Dari namanya saja sudah dapat diterka. Kata mid di sini artinya tengah. Tengah dalam artian komputer ini berkemampuan di antara mainframe dan microcomputer. Midrange ini lebih kecil kecil dari mainframe lho. Midrange jauh lebih baik dari segi harga maupun kemampuan daripada mainframe untuk skala menengah, jelas komputerisasi lebih kecil dibandingkan mainframe.
Katanya sih komputer midrange IBM System/3
sumber: http://rlowell.ral2.org/ral2resume.html

3. Microcomputer
Nah, kalo ini mah familiar banget di kehidupan kita sehari-hari! Memang istilahnya agak gak familiar amat sih. Tapi kalian tahu kalo Personal Computer (PC) merupakan microcomputer? Nah jadi PC ini merupakan komputer yang dapat ditempatkan di atas meja (desktop) atau dapat dipindahkan dari suatu ruangan ke ruangan lain.
Ternyata microcomputer ini dapat diklasifikasikan lagi berdasarkan tujuan penggunaannya yaitu Laptop, Portable, Notebook, dan Desktop. Laptop itu gampang-gampang susah lho kalo dibedain dengan notebook. Terlalu banyak pro dan kontra dan ane gak mau ngebahas masalah itu, cari sendiri aja di sumber lain (ini malesin). Kalo portable itu agak aneh, coba saja cari di google images. Sedangkan desktop, udah dikasih tau di bagian atas tadi sih.
Gak hanya diklasifikasikan berdasarkan tujuan penggunaan, microcomputer juga diklasifikasikan berdasarkan pemanfaatannya yaitu sebagai komputer rumah, pribadi, dan sistem multiguna. Komputer rumah dapat dianalogikan dengan pemberian akun yang berbeda contohnya seperti guest mode untuk mengatur aplikasi atau pengaturan apa saja yang tidak dapat dilakukan oleh pengguna yang tidak memiliki hak penuh dalam menggunakan komputer rumah, kaya punya konfigurasi kepemilikan gitu lah. Kalo komputer pribadi you know lah ya. Sedangkan sistem multiguna ane kurang paham sih, mending cari sendiri ya (oke ini malesin banget).
Ah ini mah orang juga udah pada tau
sumber: http://www.ferra.ru/ru/notebooks/review/HP-ENVY-m6-1303er/#.Vh47AjB97IU

4. Supercomputer
Didengar dari namanya saja sudah dapat dibayangkan jika komputer ini sangat super sekali. Jadi, supercomputer adalah komputer yang berkemampuan sangat besar dan canggih yang digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas yang memerlukan kalkulasi sangat kompleks dan cepat yang biasanya memiliki ratusan ribu faktor variabel (baca pelan-pelan ya agar paham). Jika ada algoritma yang sangat kompleks, kasih aja ke dia. Lalu bedanya dengan mainframe, mainframe itu lebih ke hal komputasi. Sedangkan supercomputer lebih ke hal kalkulasi.

Pengen tau gimana supercomputer itu? Kata dosen ane sih, coba nonton film yang judulnya Transcendence (2014) di situ supercomputer eksis lho, saking canggihnya akan pemrosesan algoritma sampe-sampe katanya si supercomputer itu dapat menciptakan manusia (ini ane ngarang sih karena belum nonton juga hehe) tapi kalo baca sinopsisnya kayanya gitu deh. Lalu kalo saran ane sih coba nonton Captain America: The Winter Soldier (2014) di situ ada ngebahas tentang algoritma yang dibuat oleh Zola di masa lampau yang ia susupi di dalam markas S.H.I.E.L.D., dan algoritma tersebut digunakan untuk memusnahkan orang-orang yang dianggap mengancam dunia berdasarkan perhitungan dalam algoritma yang dibuatnya, tentu algoritma tersebut didukung oleh supercomputer milik S.H.I.E.L.D.
Katanya sih supercomputer IBM Watson
sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Watson_(computer)

KONSEP DAN KOMPONEN SISTEM KOMPUTER
CPU
Kalo udah ngomongin komputer, ga afdal dong kalo gak ngomongin CPU. CPU atau Central Processing Unit adalah perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak.

CPU juga dapat dikatakan sebagai mesin yang menginterpretasikan (mengeksekusi) instruksi yang tersimpan dalam memori. Dalam CPU ada lagi komponen-komponen di dalamnyayaitu ALU, CU, dan Register.

ALU atau Arithmetic Logic Unit adalah unit yang bertugas untuk melakukan operasi perhitungan dan logika berdasarkan instruksi yang ditentukan. ALU juga sering dikatakan mesin bahasa karena ia memiliki dua kemampuan tersendiri yaitu kemampuan perhitungan aritmetika dan kemampuan logika boolean.

CU atau Control Unit adalah unit yang berfungsi untuk mengambil instruksi-instruksi dari atau ke memori utama dan menentukan jenis-jenis instruksi tersebut. Selain itu, tugas lain CU adalah mengendalikan input dan output, mengambil data dari memori utama untuk diproses, serta mengirim instruksi ke ALU.

Register adalah alat penyimpanan kecil yang memiliki kecepatan akses yang cukup tinggi. Register digunakan untuk menyimpan data atau instruksi yang sedang diproses. Memori ini bersifat sementara untuk data yang akan diproses atau saat diproses.

MEMORI UTAMA
Banyak menyinggung mengenai memori utama, jadi sekalian saja dibahas. Memori utama itu bukan harddisk lho ya. Berbicara tentang memori utama berarti berbicara tentang RAM dan ROM. Kadang orang hanya tau sekilas mengenai RAM tapi gak mengetahui esensinya (ceilah). Jadi gini, RAM atau Random Access Memory itu adalah memori yang bersifat temporary, istilahnya volatile sih (dapat ditulis dan dihapus). Volatile di sini artinya apabila sumber daya di matikan, maka program atau proses yang disimpan di dalam RAM akan hilang, lha kan sementara toh. Sedangkan ROM atau Read Only Memory itu adalah memori yang bersifat permanen atau non-volatile. Jadi program-program yang ada di ROM itu hanya bisa dibaca, gak bisa ditulis atau dihapus. Kalo non-volatile ya kebalikan volatile deh.

KECEPATAN, WAKTU, DAN DAYA PEMROSESAN KOMPUTER
Kecepatan pemrosesan dihitung berdasarkan cycle machine (siklus mesin), yang merupakan sebuah siklus untuk menentukan suatu seri operasi dan interaksi.

Ukuran Kecepatan Komputer

  • Milisekon: siklus mesin yang sama dengan 1 x 10-3 sekon
  • Mikrosekon: siklus mesin yang sama dengan 1 x 10-6 sekon
  • Nanosekon: siklus mesin yang sama dengan 1 x 10-9 sekon
  • Pikosekon: siklus mesin yang sama dengan 1 x 10-12 sekon

Ukuran Kapasitas Penyimpanan

  • Kilobyte (kB): 1024 byte
  • Megabyte (MB): 10242 byte
  • Gigabyte (GB): 10243 byte
  • Terabyte (TB): 10244 byte
  • Petabyte (PB): 10245 byte
  • Exabyte (EB): 10246 byte
  • Zettabyte (ZB): 10247 byte
  • Yottabyte (YB): 10248 byte

Penyimpanan Data
Bagaimana cara komputer menyimpan data? Data yang ada gak serta merta ditaroh gitu aja ke media penyimpanan lho! Ada tekniknya. Yang jelas sih, penyimpanan data itu disimpan dalam bentuk angka biner atau bit. Nah, teknik penyimpanannya yang populer itu ada dua cara. Cara pertama yaitu EBCDIC dan ASCII.

  • EBCDIC: EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code) merupakan kode 8-bit yang utamanya digunakan pada sistem operasi komputer mainframe dan midrange IBM.
  • ASCII: ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan kode yang merepresentasikan teks pada komputer, alat komunikasi, dan perangkat-perangkat lain yang menggunakan teks. Dibandingkan dengan EBCDIC, ASCII bersifat lebih universal. ASCII juga sebenarnya kode 7-bit namun disimpan sebagai 8-bit karena menambahkan satu angka 0 sebagai bit significant yang paling tinggi.

GENERASI KOMPUTER
1. Cikal Bakal Komputer
Kalian pernah mendengar nama Charles Babbage? (1791-1871) Dia adalah seorang ahli matematika Inggris yang dikenal sebagai ”Bapak Komputer” lho. Profesor Babage merupakan orang pertama yang memperkenalkan prinsip-prinsip awal dari komputer digital yang bisa diprogram. Bisa dikatakan bahwa dia lah tokoh dibalik cerita sejarah komputer dan  perkembangannya. Cerita sejarah komputer dan perkembangannya pun dimulai. Pada awalnya, Babbage membuat sebuah mesin penyimpan program yang mampu melakukan penghitungan serta mencetak hasilnya secara otomatis. Mesin yang digerakkan oleh tenaga uap ini disebut difference engine atau mesin diferensial. Beberapa tahun kemudian, Babbage berhasil merancang mesin yang lebih canggih yang disebut mesin analitik. Inilah rancangan komputer general-purpose pertama di dunia. Mesin ini memiliki sekitar 50.000 komponen. Adapun desain dasarnya menggunakan kartu-kartu  berlubang (perforasi) yang berisi instruksi-instruksi operasional. Mesin inilah yang mengawali cerita sejarah komputer dan perkembangannya. Berawal dari penemuan mesin yang digunakan hanya untuk menghitung, sejarah komputer dan perkembangannya pun terus berkembang. Penemuan Babbage telah menginspirasi  beberapa ilmuwan lain, salah satunya adalah Herman Hollerith. Herman Hollerith (1860-1929) terinspirasi untuk mengembangkan peralatan sejenis. Pada 1889, ia menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan pada mesin analitik yang dibuatnya. Selain efektif dan cepat dalam melakukan perhitungan, kartu  perforasi ini dapat digunakan sebagai media penyimpanan data.

2. Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
Cerita mengenai sejarah komputer dan perkembangannya terus berlanjut sih. Kali ini komputer modern generasi pertama mulai dikembangkan pada masa berlangsungnya Perang Dunia ke-2 (1939-45). Komputer ini dirancang dengan menggunakan tabung vakum (tabung hampa udara) yang biasa digunakan untuk menguatkan sinyal listrik. Tampilan fisik komputer generasi pertama ini sangat besar, ukurannya bisa sebesar rumah dan harganya bisa semahal kapal perang (kampret mah ini). Walaupun demikian, sistem komputasi yang dijalankannya tidak secepat dan seefektif komputer yang ada sekarang. Komputer dengan mainframe yang lebih kuat mulai dikembangkan pada 1950-an dan 1960-an. Akan tetapi, penggunaannya masih membutuhkan ruangan besar dan energi listrik yang besar.

3. Komputer Generasi Kedua (1959-1964)
Pada era ini, sejarah komputer dan perkembangannya mulai menemukan titik terang lho. Penemuan transistor—komponen elektronik yang berfungsi sebagai penguat, pemotong, dan  pembagi arus listrik—pada 1948, telah membawa perubahan drastis pada perkembangan teknologi komputer. Ukuran transistor yang relatif kecil, yaitu hanya sebesar biji kacang, telah menjadikan perangkat elektronik yang menggunakannya menjadi lebih kecil pula. Itulah mengapa, komputer generasi kedua lebih kecil, lebih cepat, dan lebih hemat energi. Stretch dan IBM 1401 adalah contoh komputer generasi kedua yang telah menggunakan transistor.

4. Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)
Perjalanan cerita sejarah komputer dan perkembangannya terus berlanjut (lagi). Kali ini penemuan  berlanjut pada tahun 1958. Jack Kilby, berhasil mengatasi kelemahan sistem transistor dengan mengembangkan sirkuit terpadu (integrated circuit–IC). Sirkuit terpadu ini mampu mengombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah kepingan silikon kecil yang terbuat dari kuarsa. Penggunaan IC kemudian menjadi landasan bagi digunakannya sistem operasi (operating system).

Cara ini telah memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengendalikan komputer. Komputer generasi ketiga pun memiliki kecepatan lebih tinggi, kapasitas memori lebih besar, lebih hemat listrik, dan harganya lebih murah dibandingkan komputer generasi kedua. Sejarah komputer dan perkembangannya serasa berjalan begitu cepat di tahun ini.

5. Komputer Generasi Keempat (1970-sekarang)
Komputer generasi keempat ukurannya menjadi semakin kecil lho. Hal ini disebabkan karena seluruh komponen komputer bisa diletakkan dalam sebuah chip yang sangat kecil. Pada era ini, penggunaan komputer semakin marak. Bagaimanapun keadaannya, cerita mengenai sejarah komputer dan perkembangannya ikut serta dalam perjalanan komputer hingga sekarang ini. Pada awal tahun 1970-an, terjadi dua peristiwa penting bagi pengembangan sistem komputansi, yaitu penggunaan LSI (Large Scale Integration) berupa pemadatan beribu-ribu sirkuit terpadu (IC) menjadi satu chip. LSI kemudian dikembangkan lagi menjadi VLSI (Very Large Scale Integration) sehingga ratusan ribu IC dapat dipadatkan dalam satu chip. Setelah itu, digunakan Ultra-Large Scale Integration (ULSI) yang mampu menggandakan jumlah sirkuit menjadi jutaan. Sebagai contoh, Chip Intel 4004 buatan tahun 1971 mampu memuat seluruh komponen dari sebuah komputer (CPU, memori, dan kendali input/output). Rangkaian penemuan yang ikut meramaikan cerita sejarah komputer dan perkembangannya ini telah mampu meningkatkan daya kerja, efisiensi, kehandalan, sekaligus menjadikan ukuran komputer semakin kecil. Kita pun bisa mengenal PC (personal computer), laptop, PDA, dan sejenisnya. Komputer generasi ini diprediksi mampu menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer, termasuk melakukan percakapan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.

TEKNOLOGI INPUT, OUTPUT, DAN STORAGE
Berhubung ini adalah pembahasan yang mainstream dan ngebosenin banget, jadi ane cuma bakalan nyebutin aja teknologinya tanpa ngasih informasi lebih lanjut (well ane enggan menulis di bagian ini dan materi kaya gini di internt itu banyak banget, dan ane yakin kalian juga udah tau mana perangkat input, mana output, mana storage).

Seperti yang dijelaskan di atas-atas yang tadi (baca lagi ya hehe), input, output, dan storage itu merupakan komponen dalam sebuah sistem komputer. Input artinya masukan, yang dimaksud adalah alat yang digunakan untuk memasukan data. Sedangkan output artinya keluaran, yang dimaksud adalah alat yang digunakan untuk menghasilkan sesuatu, dapat berupa informasi, audio, visual, dll. Lalu storage ya media penyimpanan, biasanya hasil keluaran sih yang disimpan di situ.

Teknologi Input? Teknologi yang berkaitan dengan perangkat masukan, beberapa di antaranya adalah:

  • Keyboard
  • Mouse
  • Keypunch
  • Touchscreen
  • LightPen
  • Cam
  • Optical Character Recognition
  • Source Data Automation

Teknologi Output? Kebalikan input lah,  beberapa di antarnya adalah:

  • Monitor
  • Printer
  • Plotter
  • Speaker

Teknologi Storage? Buat nyimpen-nyimpen lah, beberapa di antaranya adalah:

  • Magnetic Tape
  • Megnetic Disc
  • Optical Disc

Ane rasa teknologi input, output dan storage gak perlu banyak pembahasan, toh kalian juga udah bosan ngebahas masalah yang sebetulnya kalian udah paham (padahal ane nya aja yang males ngetik dan kalo ane bahas malah buat post ane bakal panjang banget).

Oke, pembahasan sampai di sini saja, ya! Mohon maaf jika informasi yang disuguhkan seperti setengah-setengah dan antiklimaks. Maaf juga ada hal-hal yang kurang berkenan di hati kalian atas materi yang ane bahas. Sungguh ane minta maaf kalo menyakiti hati kalian..

Semoga ilmu kita semakin bertambah, ya!

REFERENSI
Kuswayatno, Lia, dkk. 2007. Mahir Berkomputer. Bandung: Penerbit Grafindo Media Pratama.

Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment